Skip to content

Lagee Reuteuk Tuwo Keu Tawo

Narit maja adalah peribahasa atau tutur kata yang sering diucapkan secara turun temurun untuk menggambarkan, menerangkan atau mengomentari sesuatu dalam komunitas adat masyarakat Aceh. Narit maja / hadih maja biasanya mengandung nasihat yang disampaikan secara kiasan.

“LAGEE REUTEUK TUWO KEU TAWO”

Narit Maja ini biasanya ditujukan untuk orang yang melupakan jasa orang lain, makna dari narit maja ini hampir sama dengan peribahasa “Seperti Kacang Lupa Kulit / Lagee kacang tuwo keu kulet”.

Setiap narit maja terkandung nasehat yang seharusnya kita patuhi dan taati, dalam narit maja Lagee reuteuk tuwo keu tawo terkandung nasehat agar kita senantiasa mengingat kebaikan dan jasa orang lain, terutama jasa orang tua, guru, sodara dan handai tolan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *